,,Apply Visa Schengen,,

Happy Monday all,

Di postingan kali ini gue ingin share tentang bagaimana apply Visa Schengen. Ada yang bilang apply Visa Schengen itu mudah, ada juga yang bilang sulit. Mudah-mudahan postingan kali ini bisa membantu kamu-kamu yang sedang mencari tahu bagaimana prosedur applikasi Visa Schengen.

Visa Schengen berlaku untuk semua negara yang tergabung dalam perjanjian Schengen, yaitu Jerman, Belgia, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Yunani, Islandia, Italia, Latvia, Lituania, Luxemburg, Malta, Belanda, Norwegia, Austria, Polandia, Portugal, Swedia, Swiss, Slowakia, Slovenia, Spanyol, Republik Ceko dan Hongaria.

Pengajuan visa paling cepat 3 bulan dan paling lambat 2 minggu sebelum keberangkatan, karena proses pembuatan visa nya sendiri membutuhkan waktu 7-14 hari kerja. Visa tersebut bisa kita ajukan ke negara yang pertama atau paling lama kita kunjungi. Misalnya, karena negara yang paling lama gue kunjungi dan kebetulan tujuan pertama adalah Prancis, so gue pun mengajukan visa Schengen ke agen yang ditunjuk oleh kedutaan Prancis, yaitu TLScontact.

Untuk mengajukan aplikasi visa kita harus membuat janji terlebih dahulu melalui website masing-masing kedutaan atau agen yang ditunjuk kedutaan tersebut. Setelah itu kita akan mendapat surat konfirmasi perjanjian melalui e-mail. Surat tersebut harus dicetak dan dibawa saat pengajuan aplikasi beserta beberapa dokumen lainnya, seperti:

Formulir aplikasi visa jangka pendek, formulir bisa didapatkan dari website masing-masing kedutaan. Atau untuk yang ke Prancis bisa didownload di http://www.tlscontact.com.

2 lembar foto yang sama dan baru berukuran 3,5×4,5cm dengan latar belakang putih dan diambil dalam 6 bulan terakhir. Oya, sebaiknya foto tersebut 85% berisi foto muka kita dengan telinga harus terlihat, jangan terlalu banyak mengambil bakground putihnya.

Tiket perjalanan pulang pergi dari Indonesia.

Asuransi perjalanan. Asuransi perjalanan dengan tanggungan minimum sebesar EUR 30,000 mencakup biaya medis darurat, perawatan rumah sakit darurat serta pemulangan karena alasan medis. Sertifikat asuransi harus mencantumkan “Schengen” atau “Worldwide” sebagai wilayah cakupan asuransi. Asuransi yang biasa digunakan adalah Zurich, Axa, Allianz.

Pemesanan hotel selama berada di daerah Schengen, dan perlu diingat bahwa pemesanan lewat internet dengan jaminan kartu kredit sangat penting.

Laporan bank dari bank yang mencakup tiga bulan terakhir. Ini yang biasa kita kenal dengan rekening koran. Pemohon juga bisa mencantumkan reference letter dari bank bersangkutan untuk lebih meyakinkan. Hal ini perlu untuk membuktikan bahwa pemohon punya kemampuan financial yang cukup untuk menanggung biaya-biaya selama berada di wilayah SChengen, dan untuk anak di bawah umur harus melampirkan buku tabungan orang tua. Beredar beberapa berita bahwa ada jumlah minimum saldo yang disyaratkan oleh beberapa kedutaan, namun hal ini belum tentu benar. Karena yang mengetahui itu hanyalah pihak kedutaan dan mereka tidak pernah menyebutkan hal ini secara pasti, jadi jika tabungan anda tidak terlalu banyak, banyak-banyaklah berdoa untuk mendapatkan kemurahan Tuhan dan pihak kedutaan, hehee.

Sertifikat kerja asli yang menyatakan nama dan jabatan, tanggal mulai kerja, gaji, ijin kerja dll. Hal ini untuk membuktikan bahwa benar pemohon akan pulang kembali ke Indonesia. Oya, sebaiknya sertifikat kerja dibuat dalam bahasa Inggris, jika tidak maka anda harus membuat salinan terjemahannya dalam bahasa Inggris.

3 slip gaji terakhir yang sebaiknya juga dalam bahasa Inggris.

Kartu keluarga dan tempat tinggal yang terdaftar.

Paspor terkini.

Paspor lama, ini perlu dibawa karena jika tidak maka akan dianggap document missing.

Untuk para ibu rumah tangga atau istri yang punya pekerjaan freelance akan lebih baik menyebutkan bahwa segala keperluan akan ditanggung oleh suaminya untuk lebih memudahkan proses pengajuan visa. Untuk yang punya usaha sendiri bisa menyertakan SIUP. Biaya pengajuan Visa Schengen biasanya sekitar 1,3 juta rupiah per orang nya.

well, kira-kira seperti itu. Proses pengajuannya sendiri tidak terlalu rumit sebenarnya. Setelah mengadakan perjanjian, kita datang dengan membawa dokumen-dokumen yang sudah disebutkan di atas. Lalu pihak kedutaan atau agen yang ditunjuk menanyakan hal-hal sederhana terkait perjalanan kita. Kita lalu akan diminta ke cashier untuk bayar visa dan melakukan proses biometrik, yaitu pengambilan sidik jari dll. Setelah semuanya selesai, kita tinggal menunggu kabar kapan passpor kita bisa diambil dan apakah pengajuan visa kita diterima atau tidak. Tidak terlalu sulit bukan?

Selamat melakukan perjalanan yang menyenangkan!

Cheers,
Ndhy

Blog

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s