,,Short Escape to Jogjakarta,,

Dear readers, piye kabare?

Weekend kemarin Gue dan Iyos beserta Mama Papa berkunjung ke Jogja, salah satu Kota Istimewa yang wajib kamu kunjungi di Indonesia. Sebenarnya kami ke Jogja dalam rangka menghadiri pernikahan teman Iyos, mumpung itu long weekend jadi kami extend 2 hari di sana. Bagi gue sendiri, ini bukan pertama kalinya gue ke Jogja. Dulu waktu kakak gue kuliah di sana gue cukup sering pergi ke Jogja dan kadang menghabiskan waktu liburan gue di sana. Tetapi ini kali kedua gue pergi bersama Iyos ke Jogja, dan kami cukup punya kenangan sendiri di kota ini.

Kami berangkat hari Sabtu pagi dari Bandung karena tiket kereta dari Jakarta sudah habis. Sesampainya kami di Inna Garuda (hotel tempat kami menginap), tanpa ba-bi-bu lagi kami langsung bersiap-siap ke pesta pernikahan teman Iyos, yaitu Paskal & Eva di Grand Aston Jogja.

Acara pernikahan Paskal & Eva mulai jam 6, tetapi karena kami ingin menghindari macet dan cepat-cepat ke sana, kami tiba sekitar 30 menit sebelum acara dimulai. Jadilah kami selfie-selfie terlebih dahulu dan berjabat tangan dengan orang tua Paskal sebelum akhirnya pesta dimulai.

01
02

Besoknya kami memulai hari dengan sarapan di salah satu restaurant Inna Garuda. Mumpung di Jogja apalagi yang dicari selain Gudeg? Ya, gudeg memang salah satu makanan khas Jogja yang “ngangenin”, hahaa. Gudeg terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan dan warnanya kecoklatan. Biasanya gudeg dinikmati dengan ayam, telur rebus, atau sambal goreng krecek. Rasanya manis dan gurih. Ini dia penampakannya.

04
03
05

Setelah memenuhi perut dengan aneka sarapan yang lengkap, kami langsung pergi menuju Keraton Jogja. Pasalnya, Papa yang sudah beberapa kali ke Jogja selalu tidak pernah berjodoh dengan keraton sebelumnya karena selalu tutup saat Papa berkunjung kesana.

Keraton merupakan istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang kini berlokasi di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Walaupun kesultanan tersebut secara resmi telah menjadi bagian Republik Indonesia pada tahun 1950, kompleks bangunan keraton ini masih berfungsi sebagai tempat tinggal sultan dan rumah tangga istananya yang masih menjalankan tradisi kesultanan hingga saat ini. Nah, Keraton ini kini juga merupakan salah satu objek wisata terkenal di Kota Yogyakarta. Tiket masuk Keraton cukup murah, yaitu 5000/orang.

06
06-1
07
08
09
10
11

Sebagian kompleks keraton merupakan museum yang menyimpan berbagai koleksi milik kesultanan, termasuk berbagai pemberian dari raja-raja Eropa, replika pusaka keraton, lukisan, dan lain-lain. Salah satu lukisan yang menarik yaitu lukisan Raden Saleh, dimana setiap lukisan yang dia buat punya sudut perspektif yang dewa banget bagi gue. Maksudnya, kita bisa melihat lukisan dia dari sisi dan sudut mana saja dan lukisan tersebut selalu terlihat mengarah ke kita. Mulai dari mata, badan, sampai ujung sepatu orang dalam lukisan tersebut seperti mengikuti kita ke arah mana pun kita pergi. Orang-orang biasanya mengatakan hal ini ada hubungannya dengan gaib atau sejenisnya. Tapi gue yakin ini karena teknik si Raden Saleh yang emang jago banget, secara beliau belajar melukis sampai di Paris. Salut buat Raden Saleh! Mudah-mudahan pelukis Indonesia sekarang ada yang mengikuti jejak beliau.

12

Selain menikmati benda-benda dalam Keraton, kita juga bisa melihat penari-penari Keraton yang sedang latihan. Kami pun sangat beruntung karena bisa sekalian berfoto dengan salah dua penari tersebut.

13
14

Groufie is a must…

15
16
17

Dari segi bangunannya sendiri, keraton ini merupakan salah satu contoh arsitektur istana Jawa yang terbaik, memiliki balairung-balairung mewah dan lapangan serta paviliun yang luas. Ini buktinya.

56
19
20
21

Dari Keraton, kami meluncur ke Taman Sari. Taman Sari adalah situs bekas taman atau kebun istana Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Konon zaman dulu tempat ini merupakan tempat peristirahatan. Sebenarnya di tempat ini, Iyos ingin sekali pergi ke Mesjid bawah tanahnya, tetapi karena kita bingung dengan lokasinya dan sinar matahari yang begitu terik, kami memutuskan untuk balik badan tidak melanjutkan perjalanan kami.

22
23
24
25

Dari Taman Sari kami menyempatkan mencicipi Soto Kadipiro, salah satu tempat makan soto yang terkenal di Jogja. Dari segi rasa sotonya lumayan menurut kami, dan harganya yang murah meriah (10ribu) membuat kami tidak menyesal pergi ke sana.

26
27

Selesai urusan kampung tengah, kami pergi ke Candi Ratu Boko. Candi Ratu Boko adalah situs purbakala yang merupakan kompleks sejumlah sisa bangunan yang berada kira-kira 3 km di sebelah selatan dari kompleks Candi Prambanan. Kalau dilihat penampakan Candi nya hanya sedikit sih dibandingkan situs candi lainnya. Tetapi karena ini pertama kalinya gue ke sana jadi gue cukup excited.

28
29
31
32
33
34
35
36

Di tempat masuk candi ini ada sebuah cafe yang cukup menarik, karena letaknya di ketinggian dan kita langsung bisa melihat pemandangan yang indah di depan mata. Sayangnya, karena kami ingin mengejar sunset di Parangtritis kami pun langsung bergegas menuju Parangtritis. Ohya, waktu kami di Ratu Boko, kami melihat ada orang-orang sedang mendekor daerah tersebut, sepertinya Ratu Boko merupakan salah satu tempat impian untuk pernikahan di Jogja. Ada yang berminat?

Perjalanan menuju Parangtritis cukup lama. Untungnya sesampainya kami di sana, kami masih bisa menikmati sunsetnya.

37
38
39
40
41
43
44
45

Satu hal baru yang paling memorable buat gue adalah mengendarai ATV (All-terrain Vehicle) di Parangtritis saat sunset dengan Iyos. Ah, romantis!

46
47
48
49

Perjalanan kami hari itu pun ditutup dengan makan di angkringan. Memesan gudeg (lagi-lagi gudeg), ayam bakar, dan Wedang Uwuh. Tidak lupa kami pun pergi ke Tugu Jogja dan menikmati Kopi Jos angkringan di jalan saat kembali ke hotel.

51
52
55

Well, perjalanan kami kali ini memang hanya sebentar. Tetapi setiap senyuman, tawa, dan memori dari perjalanan ini akan tetap membekas di hati. Sampai bertemu lagi Jogja!

Can’t wait to create another adventure with you soon, very soon…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s