,,hello bangkok,,

Sawadeeka,
Hello Bangkok!

Ya, beberapa saat yang lalu gue mendapat kesempatan ke Bangkok untuk sebuah pekerjaan bersama dengan Bokap gue. Kerjaan nya itu sendiri sebenarnya hanya sekitar 3 harian plus ada gala dinner, tapi gue sengaja menghasut Bokap gue untuk pergi lebih cepat dan pulang lebih lama supaya bisa sekalian jalan-jalan di sana, jadilah kami berada di Bangkok selama semingguan. Selama di sana kami mengunjungi berbagai tempat yang menjadi icon Bangkok, meskipun kami memang tidak pergi ke wisata pantainya (seperti Phuket atau Pattaya) karena memang pantai bukan destinasi favorit gue, gue lebih senang dengan keadaan kota, mulai dari kota yang klasik sampai yang modern. However, gue juga gak akan menolak kalau diajak jalan-jalan ke Maldives atau Bora-bora. Oh, dear my future husband, please remember all my dream vacay well šŸ™‚

Selama di sana gue menggunakan 2 jenis transportasi, taxi dan mobil rental. Bagi yang ingin pergi ke Bangkok dan berkeliling dengan menggunakan taxi, make sure taxi yang kamu gunakan menjalankan argo-meter mereka. Karena kebanyakan supir taxi di Bangkok tidak ingin menjalankan argo-meter, mereka lebih senang melakukan tawar menawar dengan penumpangnya dan banyak kali mereka menaikan tarif 2 sampai 3 kali lipat. Satu hal yang juga membuat gue heran adalah, banyak supir taxi di Bangkok yang tidak cukup menguasai jalan-jalan dan daerah di Bangkok, jadi untuk aman nya selalu bawa alamat hotel dan tempat yang ingin dikunjungi dalam bahasa Thai (karena orang di sana jarang yang bisa English). Tetapi bagi kamu yang tidak ingin menggunakan taxi, tersedia juga transportasi umum seperti MRT dan BTS Sky Train yang saat ini belum kita jumpai di Indonesia.

So here it goes, another ngos-ngosan post to read, tempat-tempat yang sempat gue kunjungi di sana, di tempat yang sering orang juluki “the land of smiles”…

********** trip 1 **********

Sebelum menghadiri gala dinner malam itu, gue yang sudah belajar banyak dari kedua mama gue yang punya prinsip ‘tidak mau rugi’ saat jalan-jalan, pasti selalu menyempatkan pergi ke suatu tempat, berdiam dan menghabiskan waktu di hotel adalah haram hukumnya. Jadilah gue langsung memboyong bokap gue ke daerah Siam.

1. Siam Ocean World
Tempat ini a better version dari Sea World di Ancol. Tempatnya yang berada tepat di lantai bawah Siam Paragon Mall memang cukup luas, tidak heran kalau Siam Ocean ini dinobatkan sebagai Aquarium terbesar di Asia Tenggara. Creature di sini memang unik-unik dan it’s a fun place to go bagi bokap gue yang senang melihat ikan yang besar-besar. Di sini juga ada beberapa atraksi, seperti memberi makan ikan hiu dan atraksi penguin, juga ada experience lainnya seperti naik glass bottom boat dan 5D Cinema. Tapi untuk dua experience yang terakhir, kita diwajibkan untuk membeli tiket kombo yang lengkap.

a Giant Crab

a Giant Crab

daddy and the big fish

daddy and the big fish

Jumping Happily

Jumping Happily

Glass Bottom Boat

Glass Bottom Boat

2. Madame Tussaud
Puas melihat berbagai jenis makhluk laut, kami berjalan menuju Siam Discovery Mall. Di Siam memang berdiri 3 Mall besar yang saling berjejer lurus, Siam Paragon, Siam Center, dan Siam Discovery Mall. Madame Tussaud adalah sebuah museum patung lilin yang terletak di lantai 6 mall tersebut. Di sini kita bisa berfoto-foto dengan para pemimpin dunia, selebritis Holywood, para atlet atau orang-orang yang berpengaruh, yang tentu saja terbuat dari lilin. Tinggi dan ukuran patung disesuaikan dengan aslinya, dan begitu masuk kita akan langsung disambut oleh patung Soekarno dan di akhir perjalanan kita juga bisa membuat wax-hand kita sendiri.

Soekarno

Soekarno

A Kiss for Opa Picaso

A Kiss for Opa Picaso

Powerful Dad

Powerful Dad

Sometimes I Hang Out with Will Smith

Sometimes I Hang Out with Will Smith

Untuk yang ingin pergi ke dua tempat tersebut sebaiknya membeli tiket via online yang bisa diakses di website mereka. Dengan membeli tiket online, kamu bisa menghemat sampai dengan 35%. Beruntungnya gue kemarin dapat membeli tiket hemat sampai 50%, dengan kata lain gue membeli tiket kombo full package setengah dari harga online nya, walaupun tidak sedang promo. What a favor!

********** trip 2 **********

Work hard, play harder, pray hardest. Meskipun sedang kerja, tetap saja gue menyempatkan keluar di malam hari. Ini beberapa tempat yang gue kunjungi dalam 3 malam saat bekerja di sana.

1. Wisata Kuliner di Shatorn Road
Wisata kuliner ini bermula dari terlambatnya gue naik Free Shutle dari hotel. Awalnya gue ingin ke satu daerah di pusat kota Bangkok, tapi karena sudah tidak ada free shuttle, maka gue mengajak bokap gue untuk wisata kuliner saja. Kami jalan-jalan melihat Bangkok di waktu malam. Mencari kuliner yang jarang kami temui di Indonesia. Memesan makanan yang berukuran tidak kecil dan mendesak semuanya untuk masuk ke perut kami. Untuk makanan, the pork there is really really deli and tasty, very recommeded! Tapi bagi kamu yang tidak bisa makan pork, ada berbagai jenis makanan juga, seperti ayam bakarnya (yang gede banget) yang juga enak, berbagai seafood, dan jajanan-jajanan unik, di mana kecoa pun bisa disate sama mereka, hiiiiiiyyy.

photonya sengaja gue kecilin

photonya sengaja gue kecilin

2. Asiatique

A Giant Thrill

A Giant Thrill

Salah satu tempat nongkrong riverfront di Bangkok yang worth to visit menurut gue. Asiatique berada tepat di depan sungai Chao Praya, dan untuk ke sini bisa dari 2 jalur. Yang pertama adalah jalur romantis yaitu dengan boat yang mengitari Chao Praya river sambil melihat gemerlapnya lampu-lampu dari berbagai bangunan di sekitarnya. Yang kedua adalah jalur biasa yaitu dengan kendaraan darat seperti taxi atau bahkan jalan kaki. Di sini terdapat berbagai macam fashion outlet local branded, aksesoris, juga ada outlet home decor walaupun tidak banyak. Juga banyak tempat-tempat makan mulai dari yang menjual makanan Thailand atau pun yang internasional menu. Bokap dan gue memilih salah satu resto riverfront, good food made a good night!

Chao Praya Riverfront Resto

Chao Praya Riverfront Resto

Cafe and Resto

Cafe and Resto

Semuanya Ikannn

Semuanya Ikannn

Oya, di Asiatique juga ada Callypso, yaitu pertunjukan para lady boy yang sangat terkenal. Boleh disempatkan untuk melihat pertunjukan tersebut, karena pertunjukkan ini merupakan salah satu daya tarik di Thailand.

********** trip 3 **********

After all the work is done, it’s time for the real vacay!

1. Jim Thompson House
Rumah ini peninggalan si JIm Thompson. Konon katanya arsitek berkebangsaan Amerika itu jatuh cinta dengan kebudayaan dan terlebih lagi dengan sutra buatan Thailand. Then, beliau mendirikan pabrik sutra di Bangkok dan juga menikah dengan wanita asli Thailand. Sayangnya, pada tanggal 26 Maret 1967 beliau dilaporkan hilang di Cameron Highland, Malaysia. Sampai sekarang tidak diketahui penyebab dari hilangnya Jim Thompson, ada yang berpendapat beliau diculik CIA ada juga yang menyebutkan beliau dibunuh oleh rekanan bisnisnya. Sekarang rumahnya dijadikan museum dan di dalamnya terdapat berbagai barang antik, sayangnya kita tidak bisa foto-foto di dalam dan gue pun lupa foto-foto di tempat ini, hahaa.

2. Chatuchak Weekend Market
Tempat ini paling populer di kalangan pecinta shopping. Ya, chatuchak weekend market adalah surganya belanja yang hanya buka di hari sabtu dan minggu mulai dari jam 8 pagi sampai 6 sore. Tempat ini dibagi dalam beberapa section, ada untuk fashion, akseoris, barang-barang antik, home decor, dan butik-butik local brand. Harganya yang tergolong murah membuat banyak orang betah berkeliaran di sini, dan jangan lupa skill menawar adalah skill yang penting di tempat ini. Berbagai makanan dan jajanan juga tersedia di sini. Jangan lupa untuk meminta peta sehingga kamu dapat menemukan tempat yang kamu tuju dengan mudah.

3. Chocolate Ville
Tempat ini sebenarnya adalah sebuah restaurant dengan international menu. Terdengar biasa? Bagaimana kalau gue bilang bahwa restaurant ini dilengkapi dengan berbagai bangunan Eropa di sekitarnya. Makan di restaurant yang ada di Thailand dengan nuansa Eropa klasik, sekarang menarik bukan? Gue yang memang suka dengan hal-hal yang berbau Eropa tentu tidak melewatkan tempat yang satu ini. Sayangnya, restaurant nya hanya buka untuk dinner saja, jadi datanglah ke resto ini sekitar jam 5 atau jam 6 sore. Walaupun begitu, tidak sedikit orang yang datang ke sini hanya untuk foto-foto. Ya, designnya yang menarik membuat banyak orang ingin mengabadikan moment mereka di sini. Eropa oh eropa…

At the Gas Station

At the Gas Station

Dad's Dream House

Dad’s Dream House

Eropa Klasik

Eropa Klasik

Another Spot to Shoot

Another Spot to Shoot

great place to dine!

great place to dine!


********** trip 4 **********

Wat Po, Wat Arun, dan Grand Palace

Ketiga serangkai temple ini tentu sudah tidak asing di telinga kita, bahkan banyak yang mengidentifikasikan ketiga tempat ini sebagai icon kota Bangkok. Wat Po adalah temple yang di dalamnya terdapat patung Budha yang sedang berbaring. Patung tersebut dibuat dan seluruh permukaannya dilapisi dengan emas. Harga tiket masuknya sekitar 100 THB.

Budha Berbaring

Budha Berbaring

Telapak Kaki Budha

Telapak Kaki Budha

Keluar dari Wat Po, cukup berjalan sedikit lalu naik boat untuk pergi ke Wat Arun, temple of the dawn. Temple ini mempunyai tangga yang sangat banyak, seperti borobudur, dan cantik dilihat pada saat hari sudah mulai sore. Harga tiketnya maaf gue lupa berapa, tetapi bagi kamu yang tidak ingin naik sampai ke atas, cukup foto-foto di sekeliling temple itu pun tidak masalah.

IMG_6493

Taken by My Dad

Taken by My Dad

Approaching Sunset

Approaching Sunset

Tempat terakhir yang tentu saja tidak boleh dilewatkan adalah The Grand Palace. Gaya arsitektur yang luar biasa membuat mata kita takjub, sebutan ‘grand’ sangat cocok diberikan untuk tempat ini. Oya, di Grand Palace peraturan busana sangat ketat, kita tidak boleh menggunakan celana pendek, kaos tanpa lengan, bahkan legging sekalipun. Kita diharuskan untuk menggunakan kain-kain yang telah mereka sediakan, sepertinya kain tersebut free of charge. Dan satu hal lagi, saking ikonik nya tempat ini pasti dipadati oleh banyak orang sehingga waktu terbaik untuk ke tempat ini adalah pagi-pagi atau menjelang sore sekalian. Jika kamu kepepet dan harus ke tempat ini siang hari, sebaiknya membawa payung, air minum, dan jangan membawa anak kecil terlebih usia di bawah 5 tahun karena matahari akan sangat terik dan sangat ramai, mereka akan merasa gerah dan sangat tidak nyaman. Harga tiket masuk The Grand Palace 500 THB per orang atau sekitar 200 ribuan.

IMG_6504
IMG_6516

The Grand Palace

The Grand Palace

Well, that’s all perjalanan gue di Bangkok. Menurut gue Thailand cukup mengakomodasi berbagai preferences travelling atau pun vacation. Bagi yang suka pantai, arsitektur, belanja, berbagai kuliner lezat, dan tempat-tempat seru lainnya dapat memenuhi keinginan kamu di sini. I can say the work and trip was all great. Thank you for our best driver ever Mr. Sunny for all your service when we were there. So, Bangkok checked!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s