,,komitmen seorang mama,,

Masalah berat badan sepertinya menjadi masalah cukup banyak orang di jaman ini. Salah satunya adalah Mama gue, ya benar sekali mama gue. Sebenarnya mama gue tidak terlahir gemuk. Menurut cerita, sebelum dia menikah berat badannya hampir sama seperti gue sekarang. Bahkan sampai dia mempunyai anak kedua, yaitu gue, berat badannya tidak naik cukup drastis, hanya 2-3kg. Beberapa bulan setelah gue lahir mama gue sering sekali sakit. Hal itu dikarenakan beliau harus bolak balik rumah-sekolah untuk memberikan gue ASI eksklusif setiap 2 jam sekali dan di saat yang sama harus menjalankan tanggung jawabnya menjadi seorang pendidik di salah satu sekolah menengah di Palu. Mama yang waktu itu harus bawa motor sendiri bolak-balik (karena papa gue kerja di luar kota) sering merasa kelelahan dan akhirnya sakit. Papa gue yang tidak tega melihat mama gue sakit dan terlihat kurus langsung membelikan banyak vitamin untuk mama gue. Naahhh, vitamin itulah yang menyebabkan nafsu makan mama gue jadi sangat besar dan akhirnya….jeng jeng jeng…. berat badan yang tadinya 47kg berubah menjadi 74kg.

Hal inilah yang menjadi awal dari perbincangan mama-anak di bawah ini…

Mama: ndhy, kamu timbangannya berapa sih sekarang?
Gue : hmm 47-48 kilo ma
Mama: duhhh, waktu mama sebelum nikah sama papa persis begini berarti badan mama. Mama langsing banget lohh dulu..
Gue : iya, udah tau. Mama udah sering cerita kok
Mama: sekarang gimana nuruninnya ya? di acara indhy nanti masa mama di foto keliatan gemuk sendiri?
Gue : ya diet atuh ma
Mama: ya, caranya diet gimana?
Gue : mama mau nanya cara diet yang ampuh?
Mama: iyalah, apa apa?
Gue : diet yang ampuh itu ya terus diet…
Mama: ???

Meskipun sedikit bingung dengan jawaban gue waktu itu, akhirnya mama gue sadar bahwa memang menurunkan berat badan membutuhkan sebuah proses yang berkelanjutan. Bukan sebuah proses yang hanya dijalani 10 hari, 20 hari, sebulan, bahkan setahun. Apalah arti diet yang dijalankan selama 10 hari? Mungkin memang bisa saja menghilangkan 10kg bobot badan, tapi jika tidak dilakukan terus menerus, akan menjadi efek yo-yo, bisa-bisa hilang 10kg tetapi nambah 15kg.

Setelah mencari wangsit selama berhari-hari akhirnya mama gue mendeklarasikan komitmen dietnya ke gue.
“Baiklah mama memutuskan untuk melakukan olahraga lari atau jalan cepat, paling tidak 2 kali seminggu, min 30 menit untuk 4 kali putaran”

Gue senyum-senyum mendengar keputusan mama gue yang dideklarasikan dengan sangat semangat ini. Dan akhirnya gue sendiri mengambil komitmen untuk selalu menemani mama gue olahraga selama gue ada di rumah yang sama. Gue mengambil komitmen ini bukan karena ingin menurunkan berat badan juga, tetapi sebagai bentuk dukungan terhadap komitmen mama gue. Seperti yang orang-orang bilang, kalau melakukan sesuatu bersama-sama semua terasa lebih ringan.

Gue menekankan ke mama gue bahwa mungkin dia belum bisa melihat hasil signifikannya dalam waktu sebulan dua bulan, dan komitmen ini pun harus didukung dengan pola makan yang benar. Mama gue pun sadar akan hal itu dan sangat bersemangat, mungkin kalau di film animasi kita dapat melihat api yang berkobar-kobar di matanya. Gue pun yang melihat hal ini menjadi sangat bersemangat juga untuk menemani beliau, walaupun terkadang sehabis lari gue langsung melahap syomay dengan garang sebagai balasan tenaga yang terkuras.

Well, komitmen ini sudah berhasil dijalankan oleh mama dan gue sejauh ini. And honestly, gue menikmati waktu olahraga dengan mama (kadang dengan papa juga) ini. Saat gue melihat kanan kiri banyak orang berlari bersama teman atau pacar mereka, hanya gue yang lari bersama orang tua, bersama mama & papa tercinta. Dan hal ini makin menambah kesan tersendiri di hati gue. Sebuah momen yang berharga buat gue bisa olahraga bersama mama & papa. Apalagi saat melihat mama nanti sudah mencapai target berat badannya. I believe you can do it ma!!! Just go go go!!!

and let us not lose heart in doing good, for in due time we shall reap, if we faint not…

Ini komitmen kami, kamu?

Ini komitmen kami, kamu?

Advertisements

One thought on “,,komitmen seorang mama,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s